PROFIL, PROF. DR. K.H. MA’RUF AMIN

0
384
RUF AMIN Politisi senior PPP
Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin cawapres Ir. H. Joko Wodo Pasangan No 1

Prof. K.H. Ma’ruf Amin  lahir di Tangerang, Banten, 11 Maret 1943yang merupakan cicit  dari Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani, ulama besar asal Banten yang pernah menjadi Imam Masjidil haram,Syaikh Nawawi adalah ulama yang hidup tahun 1730 hingga 1813. Para ulama Indonesia menyebut Syaikh Nawawi sebagai Bapak Kitab Kuning Indonesia.

Riwayat Pendidikan

  • SR Kresek, Tangerang (1955)
  • Madrasah Ibtidaiyah Kresek, Tangerang (1955)
  • Madrasah Tsanawiyah Pesantren Tebuireng, Jombang (1958)
  • Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang (1961)
  • Pesantren, Banten (1963 )
  • Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Chaldun, Bogor (1967)

Pekerjaan

  • Guru Sekolah-sekolah di Jakarta Utara (1964-1970)
  • Pendakwah (1964)
  • Dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdatul Ulama (Unnu), Jakarta (1968)
  • Direktur dan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan dan Yayasan Al-Jihad (1976)

Pekerjaan

  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (kehidupan beragama) (2007–2010)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2010–2014)

Legislatif

  • Anggota DPRD DKI Jakarta dari Utusan Golongan (1971-1973)

Keterlibatan dalam Organisasi

  • Ketua Fraksi Utusan Golongan DPRD DKI Jakarta
  • Anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1973-1977)
  • Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta
  • Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1977-1982)
  • Pimpinan Komisi A dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  • Anggota MPR RI dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1997-1999)
  • Anggota MPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
  • Anggota DPR RI dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1999-2004)
  • Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
  • Anggota Panitia Anggaran DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
  • Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1999)

Kegiatan Lain

  • Ketua Ansor, Jakarta (1964-1966)
  • Ketua Front Pemuda (1964-1967)
  • Ketua NU, Jakarta (1966-1970)
  • Wakil Ketua Wilayah NU, Jakarta (1968-1976)
  • Anggota Koordinator Da’wah (Kodi), Jakarta (1970-1972)
  • Anggota Bazis (Badan amil zakat, infaq, dan shadaqah), Jakarta (1971-1977)
  • Ketua Dewan Fraksi PPP (1973-1977)
  • Anggota Pengurus Lembaga Da’wah PBNU, Jakarta (1977-1989)
  • Ketua Umum Yayasan Syekh Nawawi Al Bantani (1987)
  • Katib Aam Syuriah PBNU (1989-1994)
  • Anggota MUI Pusat (1990)
  • Rois Syuriah PBNU (1994-1998)
  • Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat (1996)
  • Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) (1996)
  • Ketua Dewan Syuro PKB (1998)
  • Mustasyar PBNU (1998)
  • Anggota Komite Ahli Pengembangan Bank Syariah Bank Indonesia (1999)
  • Ketua Komisi Fatwa MUI (2001-2007)
  • Mustasyar PKB (2002-2007)
  • Ketua Harian Dewan Syariah Nasional MUI (2004-2010)
  • Ketua MUI (2007-2010)

Karier Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin terus naik hingga dan diberi amanah sebagai Rais Aam (Ketua Umum) Syuriah Pengurus Besar Nahdatul Ulama periode 2015-2020, sementara di MUI yang sebelumnya sebagai ketua Komisi Fatwa ia diberitugas sebagai Ketua Umum MUI periode 2015-2020.

Selain Ulama K.H Ma’ruf Amin  juga dikenal sebagai politikus yang memulai karir politiknya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP ). Kemudian berlanjut  kariernya,  menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia juga pernah menjadi Ketua Dewan Syuro partai yang didirikan Abdurrahman Wahid itu.

Saat ini Prof.K.H. Ma’ruf Amin dipercaya Ir. H. Joko Widodo mendampingi Beliau, untuk menjadi Calon Wakil Presiden 2019, yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan.

Tinggalkan balasan