Memahami, Menghayati dan Mengamalkan Pancasila Sebagai Kekuatan Bangsa

0
942
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MENIPISNYA JATI DIRI BANGSA
Pancasila Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia ( sumber foto:http://roda2blog.com/2014/07/10)

PartaiPPP.com – Pancasila sebagai Ideologi dan Falsafah Bangsa Indonesia mulai tergerus Oleh Ideologi asing yang kian memudarkan Nilai-nilai Pancasila yang begitu luar biasa baik dan menarik. Sejak reformasi seakan kita telah kehilangan percaya diri bahwa Pancasila adalah Ideologi terbaik yang ada di dunia ini.

Mari kita renungkan kembali dengan Pancasila sebagai Ideologi dan Falsafah kehidupan bangsa dengan kurang lebih sekitar 17.504 Pulau, 1.340 Suku dengan 742 Bahasa (Sumber BPS 2010) yang berbeda kita dapat menyatu menjadi satu kesatuan yang kokoh. Ini merupakan kekuatan yang besar bagi bangsa Ini untuk menjadi modal dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya. Dengan Pancasila seharusnya kita dapat dengan cepat membangun kualitas bangsa ini menjadi bangsa terdepan di dunia.

Datangnya reformasi yang belum dilandasi penghayatan Pancasila secara utuh dan konsekuen serta di ikuti dengan sangat kuatnya  arus globalisasi dan liberalisasi membuat kian menipisnya Pancasila sebagai landasan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Ini bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah dalam rangka mem Panacasila kan lagi masyarakat Indonesia akan tetapi menjadi kewajiban Rakyat Indonesia. Ideologi Pancasila ini harus segera di masyarakat kan kembali, semangat bersatu, semangat gotong – royong, semangat saling menghargai baik antar suku, agama, budaya dan etnis harus mulai di masyarakat kan  kembali.

Dengan memasyarakatkan kembali Pancasila sebagai Ideologi dan Falsafah hidup dalam ber bangsa dan bernegara maka kita dapat membendung adanya Paham Radikalisme, Terorisme dan Berita Hoax yang sekarang ini mulai menjadi komoditas yang diperjualbelikan di masyarakat kita.

Hoax, Radikalisme dan Terorisme ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam rangka menghancurkan bangsa dan negara Indonesia. Maka disini peranan para ulama,kelompok budayawan, cendikiawan, kelompok adat, para seseupuh-sesepuh daerah/suku, para kelompok anak muda  dan seluruh masyarakat untuk segera memasyarakatkan lagi Pancasila.

Memperkuat Pancasila pada generasi kita lebih dini adalah merupakan kepentingan yang mendesak bagi bangsa ini, agar generasi mendatang kita dapat menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-sehari. Kita harus membuka mata saat ini anak-anak muda harapan bangsa yang saat ini berumur 20 an tahun yang sering kita sebut generasi millenial kita sangat jauh dari pemahaman Pancasila dengan esensi-esensi luhurnya. Menggalakkan lagi musyawarah mufakat sebagai pilihan dalam menyelasikan persoalan akan membuat kita kokoh dalam persatuan Dan kesatuan bangsa.

Apalagi jika kita sudah benar-benar melaksanakan ke-5 sila dari Pancasila maka bisa di pastikan Indonesia akan menjadi negara terkuat dan tak tergoyahkan. Serangan serangan dari dunia luar hanya akan sampai di Pintu NKRI dan akan kembali ke negara asalnya tanpa bisa masuk memporak – porandakan bangsa dan negara Indonesia. Mari kita membangunkan lagi nilai-nilai luhur Pancasila yang selama ini telah ada melekat pada bangsa ini, memahami , menghayati dan mengamalkan Pancasila harus sesegera mungkin menjadi kehidupan kita sehari-hari.(5/10/18/imam iswadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini