Berdayakan Ummat, Jokowi Buka Bank Wakaf Mikro Untuk Santri

0
664
Jokowi luncurkan Bank Wakaf Mikro
Jokowi luncurkan Bank Wakaf Mikro di Sumatera Utara (sumber foto : ksp.go.id)

PartaiPPP.com, Deli Serdang – Dalam kunjungannya ke Provinsi Sumatera Utara pada Senin, 8 Oktober 2018, Presiden Jokowi  kembali meluncurkan Bank Wakaf Mikro (BWM) yang kali ini berlokasi di Pondok Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Ini merupakan peluncuran BWM yang pertama di luar Pulau Jawa.

Presiden Joko Widodo di mulai dalam setahun belakangan meluncurkan program Bank Wakaf Mikro (BWM) untuk mendukung jiwa wirausaha para pelaku usaha kecil dan menengah, utamanya di lingkungan pondok pesantren. Program ini di harapkan dapat memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat kecil dan pemberdayaan ekonomi ummat.

Jokowi luncurkan Bank Wakaf Mikro Sumatera Utara
Jokowi luncurkan Bank Wakaf Mikro Sumatera Utara(sumber foto: ksp.go.id)

“Bank Wakaf Mikro ini sudah kita dirikan di 33 pondok pesantren. Untuk apa didirikan? untuk mempermudah akses ummat terutama lingkungan pondok pesantren, karena untuk masuk ke bank atau lembaga keuangan itu tidak mudah,” ujar Presiden Jokowi.

“Ini untuk apa? Pengembangan ekonomi umat terutama di pondok dan lingkungannya agar berjalan dengan baik. Ini akan kita kembangkan terus, tidak akan berhenti,” tambah Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Tercatat hingga Maret 2018 lalu, BWM  sudah tersebar di beberapa daerah di Pulau Jawa. Di antaranya ialah Serang, Lebak, Cirebon, Bandung, Ciamis, Kudus, Yogyakarta, Surabaya, Jombang, Klaten, dan Kediri.

Presiden berharap agar para santri dan masyarakat di lingkungan pondok pesantren dapat memanfaatkannya dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan perekonomiannya. Dengan demikian diharapkan akan lahir lebih banyak SDM-SDM unggul yang mampu bersaing dari lingkungan pondok pesantren.

Dengan hampir 29 ribu pondok pesantren di seluruh Indonesia, ini merupakan potensi besar untuk memberdayakan ummat dan berperan dalam mengikis kesenjangan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi di dampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, dan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. (sumber berita :ksp.go.id)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini