Batik Sebagai Simbol Dan Warisan Budaya Bangsa

0
375
Hari Batik Nasional
Hari Batik Nasional (Foto Imam Iswadi 2/10/18)

Jakarta,PartaiPPP.com – Hari ini 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional, perayaan ini dimulai dari ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober Tahun 2009 lalu, dari tahun inilah dimulainya 2 oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Sejarah Batik Indonesia

Dilansir dari Jabarprov.go.id,

Kesenian batik ini di Indonesia tercatat telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit ,bahkan mungkin sebelumnya dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia ke satu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedang Muslim melawan perekonomian Belanda.

Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal di luar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar keraton dan dikerjakan di tempatnya masing-masing.

Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga keraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. Dari hasil penelusuran di jawa timur, yang sekarang termasuk dalam kabupaten Jombang, Tulung Agung dan Mojokerto pada abad ke XIX sudah memulai pembuatan batik di masyarakat umum. Maka sebagai generasi muda kita harus meneruskan dan merawat sejarah seni dan budaya leluhur kita selamanya.

Tinggalkan balasan